plegmatisnya saya
07 Nov 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in ceracau
Sudah lama tak menulis, blog memang beda dengan facebook ataupun twitter yang cukup menuliskan satu kalimat ataupun satu kata, maka langsung akan ada yang mengikuti ataupun mengomentari. Tapi kalau di blog gak lucu kalau hanya menulis satu kalimat apalagi satu kata. Bolehkan itu menjadi alasan jarangnya saya memposting di tempat ini.hihihihi yang jelasmah males nulis
Blog inipun isinya gak penting karena kebanyakan tentang curahan hati, ya..kegalauan suka menjadi modal untuk menulis. Seperti sekarang ini ada dua kegalauan yang menguasai hati yang satu doa’ yang hanya sebuah harapan dan yang kedua ketidak enakan karena posisi.hadeuh ngomongin apa sih.heu….
Yang jelas, saat ini ingin segera sampai ke salah satu tempat tujuan, begitu banyak dikecewakan dan mengecewakan. Dan tentunya selalu ada pelajaran yang dapat di ambil tapi anehnya kenapa selalu memaafkan yang mengcewakan. Hmm gak aneh juga sih, cuman ntah mengapa kebaikan slalu menutupi kekecewaan yang di dapat. Memang pada awalnya air mata selalu terkuras, tapi selepas itu ya sudah,,,,mungkin pada dasarnya saya seorang yang plegmatis.
Reshuffle? hadeuh…
16 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Hampir seminggu ini berita di layar kaca dan di koran-koran dipenuhi berita Reshuffle kabinet oleh Pak Presiden. sebenarnya kata Reshuffle bukan hal yang asing untuk di dengar, hampir semua presiden yang menjabat di negara kita ini pernah melakukanya. Namun, ketika saya membaca berita dari ssebuah surat kabar ada kata-kata yang melahirkan banyak tanya terhadap kinerja para pejabat itu yaitu ”Presiden SBY menegaskan seluruh fundamental pengelolaan pemerintahan dan pembangunan akan berubah dan diorientasikan untuk kemaslahatan publik,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Politik Daniel Sparringa kepada Kompas.com, Minggu (9/10/2011). lah, memang dulu pemerintah orientasinya kemana kalau bukan untuk kemaslahatan publik? cape deh….
Terus terang, saya tidak mengerti dengan yang namanya politik namun saya sebagai pendengar, pembaca dan tentunya rakyat ingin mempunyai pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan untuk pribadi atau golongan tertentu. banyaknya partai politik di negara ini membawa pengaruh maksudnya jadi banyak kepentingan. Mungkin tidak akan ada Reshuffle jika sejak awal Presiden ‘serius’ dalam memilih ‘pembantu-pembantunya’ tidak memandang koalisi atau bukan, dari partai musuh atau bukan,
hadeuh……muni so iye ya ngobrolin politik.hehehe
ayolah presidenkuh, yang kami nantikan bukan ini tapi ketegasanmu, pengaruhnya akan sedikit jika hanya mengganti satu orang dalam sebuah sistem.
minggu pagi saat menunggu antrian mandi
akankah secepatnya berazam?
12 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in ceracau
awal pagi ini, hati terasa tidak menentu serasa ada yang lompat-lompat di hati jadi ikutan cape.he
apalagi kesia-siaan yang saya lakukan tadi malam tambah sempurnalah kegalauan pagi tadi. tiba-tiba teringat pembicaraan dengan sahabatku kemarin waktu nyari seragam buat ke nikahan sahabat kami, otomatis pembicaraan kami tak jauh dari sana. “kita kapan ya? tanya sahabtku sambil senyum-senyum. ” nanti di waktu yang tepat, sebenarnya kalau kamu tinggal berangkat ke KUA saja, kan sudah ada calonya nanti saya menyusul kalau pangeran berkuda putihnya sudah datang ke rumah” jawaban saya disambut tawa kami berdua.
sekitar jam sepuluh mamah menghubungi saya, katanya akan ada yang datang ke rumah, ya saya tanggapi biasa-biasa saja kenapa mamah kayak yang semangat gitu sampai masak ini itu, “emang siapa tamu nya mah?” ,”teman pamanmu, jangan lupa dandan ya” jawab mamah sambil senyum “idih, ngapain dandan”jawaban mamah penuh tanda tanya.hihihi
sekitar jam 13.oo 4 laki-laki berseragam biru datang kerumah, saya gak begitu peduli dan diam di belakang toh mereka mau bertamu ke mamah. beberapa kali saya di panggil mamah untuk mengantarkan sesuatu. loh kenapa semua mata tertuju ke saya.wkwkwk*GR
sekitar 2 jam mereka di rumah, mamah bilang “teh, yang tinggi itu lagi mencari seorang istri dan dia kesini buat melihat teteh”*melongok.hahaha
semoga diberi jalan terbaik,,,^_^
Marah kali ini
06 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in warna
Marah merupakan sesuatu yang asing bagi saya*so iye.hihihi
tapi seminggu ini sebelum dan diawal menstruasi, seolah-olah ada saja yang memancing untuk marah, padahal kalau hari biasa hal yang membuat marah tersebut akan terasa biasa dan akan diterima dengan hati lapang*hadeuh….
mohon dimaklumi kalau menemukan perempuan yang tiba-tiba jadi nyebelin, karena hormon perempuan saat PMS tidak stabil dan itu siklus alamiah, yang tidak bisa dihindari. nah karena tidak bisa dihindari, kita harus terus berlatih untuk menyalurkan ‘energi’ berlebih itu.he..
marah memang salah satu sifat yang menyatu dengan manusia, tak mengenal jenis kelamin ataupun status cuman ada yang bisa menyalurkanya ke hal-hal positif dan ada yang tidak bisa mengendalikanya. sesuatu yang tidak biasa dilakukan memang sulit tetapi kalau mau ya harus dipaksakan bisa*awalnya.
berikut cara mengendalikan marah, kebetulan nemu dari www.psikologizone.com
1. Tetap berkepala dingin
2. Bersikap rileks
3. Ubah cara berpikir
4. Komunikasi
5. Bercanda dan bercerita lucu
dari kelima cara tersebut, bisa dilatih dengan sering bersosialisasi, dengan begitu akan emosi akan terlatih karena banyak bertemu karakter yang berbeda dan belajar mengendalikan diri dengan perbedaan tersebut.
tapi terlepas dari kelima tips diatas, menag yang paling mujarap adalah wudlu. ^_^
marah tak akan mengendalikan masalah, malah akan menambah masalah baru baik itu terlihat ataupun tidak terlihat (hati).
Gak Jelas :D
02 Okt 2011 2 Komentar
in ceracau
Tak seperti biasanya malam ini terjebak insomnia, waktu menunjukan jam 00.58 WIB tapi mata ini tak jua tergoda untuk tidur.
Memang sebelumnya, minum kopi hitam yang pekat dan sengaja supaya gak kecewa karena kemarin terlalu banyak tidur.he
Jam 10 tadi dapat telepon dari teman sewaktu kuliah dulu dan berakhir jam 12.30 dua jam setengah kami mengobrol dari A sampai Z. Akhir-akhir ini kami memang mempunyai masalah yang hampir sama, terjebak dalam suatu keadaan yang sensitif untuk disalahkan. Tapi alhamdulilah temenku itu sudah menuju tahap akhir dan sudah menata tujuan jangka panjang. Mendengarnya saja sudah senang dan mudah-mudahan menular semua kebaikan yang terjadi meskipun peluang untuk itu hanya 30%. Tapi tak ada yang tidak mungkin, selama kita berusaha dan berdoa.
Bentar, sebenarnya ini lagi membahas apa ya.hahaha…..perasaan gak jelas banget. Tapi memang ketidak jelasan sedang menyelimuti hidupku.*waduh lebaynya keluar.hihihi
Suara hujan menjadi soundtrack episode bergadang ini, hujan memang ciptaan Tuhan yang memancing banyak ekspresi tapi yang jelas, hujan selalu mengundang ingatan dimasalalu dan lamunan dimasa depan.
Ah kopi hitam, kamu masih ‘mempengaruhi’ tubuhku, dan mengingatkan sama mbahnya kopi
Sakinah Bersamamu
02 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in resensi
Judul Buku : Sakinah Bersamamu
Penulis : Asma Nadia
Penerbit : AsmaNadia Publishing House
Tahun Terbit : 2010
Buku sakinah bersamamu ini adalah bukti kepedulian asma nadia terhadap keluarga, terutama perempuan. Ada 17 cerpen yang disajikan, dan salah satu dari kumpulan cerpen ini merupakan karya Galuh Chrysanti yaitu salah satu peserta Asma Nadia Writing Workshop.
dalam setiap ceritanya penulis mengajak untuk menengok konflik-konflik dalam rumah tangga dan disempurnakan dengan pembahasan mengenai cara “menangkal” atau menyikapi dengan bijak konflik tersebut (membaca pembahasanya akan serasa ngobrol dengan penulisnya loh ^_^).
Buku ini dapat mempengaruhi pemikiran pembaca mengenai rumah tangga dan akan merasa beruntung bertemu buku ini untuk yang sudah menikah ataupun belum menikah.
Buku ini berbeda dengan buku pernikahan yang ada, karena pembaca di buku ini diajak membaca cerpen yang kisahnya sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan tidak akan merasa digurui.
Sakinah bersamamu itu sendiri merupakan salah satu judul cerpen dalam buku ini, sebagai penyempurna cerita-cerita sebelumnya, membacanya akan dimanjakan dengan cerita seorang isteri tentang suaminya yang begitu baik dan memanjakannya. Begitu banyak kejutan rasa yang dihadirkan dalam sakinah bersamamu ini dan akan Shock saat membaca akhir ceritanya karena sangat paradoks dengan apa yang dibayangkan pembaca.
Meskipun dalam buku ini sebagian besar ceritanya pernah diterbitkan beberapa tahun yang lalu, namun bagi yang baru mengenal karya-karyanya penulis, tidak masalah karena selain bahasanya gampang dicerna, begitu banyak hikmah yang bisa di ambil dari setiap ceritanya. dan bagi yang sudah pernah membaca sebagian cerpennya, tenang saja tidak akan rugi membacanya, karena dari setiap ceritanya dilengkapi dengan pembahasan (obrolan) ringan dari penulis dan sesuai kata asma nadia “tidak usah khawatir mengulang cerita lama, karena di akhir setiap cerita selalu ada kebaruan saat kita mencoba berkaca dari cerita”.
Dengan membaca buku ini, pengetahuan akan bertambah mengenai pernikahan dan setidaknya bisa membaca ‘situasi’ saat itu tiba.
Bertemu “CAMER” di Angkot
02 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Memang ya kalu urusan calon pendamping di usia 20 plus-plus sangat “sensitif” jadi signal untuk menanggapinya sangat kuat.hehehe….
Sebulan yang lalu kebetulan saya mengantar ibu untuk menggati kaca matanya. Sewaktu pulang kebetulan kami naik angkot dan di pertengahan perjalanan ada dua orang ibu-ibu yang menurutku lumayan modis. Dan kebetulan juga salah satu dari ibu-ibu tadi kenal dengan ibu saya dan mengenalkanya kepada saya. Dia bertanya sekarang dimana dan kapan menikah? Pasti saja nanya itu secara umur sudah cukup.he…dan perbincanganpun lebih intens antar ibu-ibu *ngerasa belum ibu2…lho! dan ta ada firasat apapun dengan pertanyaan ibu tadi.
Nah tadi sepulang ngajar di SMK , salah satu keluarga yayasan tempat saya mengajar memanggil saya. “Neng ada salam dari ibu ina”, kyaknya saat itu kening membentuk beberapa kerutan ya karena gak kenal “ih katanya pernah ketemu di angkot, dan bilang katanya kamu ngajar disini” ibu tadi menegaskan. Setelah mengingat-ngingat dan diberi gambaran orang nya “ngeuh” juga.heu…rada-rada lola.
“ibu ina kesini mau mencari calon isteri untuk anaknya dan nanyain neng”. *lho…
“eh neng agamanya bagus lo terus dia juga lulus S2 dengan nilai ..bla….bla….bla…” ibu itu antusias sekali menceritakan laki-laki ‘tu’ dan saya hanya menjawab “he…he…” gak bisa ngomong apa-apa. “gimana neng, mau gak?” haduh ko langsung kesana dan lagi-lagi saya jawab “he..he…”. “nanti ya neng kalau kesini lagi ibu kasih tau”.*lha…..
Kejadian lucu di atas lumayan bisa membuat senyum dan aneh. Ya, aneh kali ma ibu yang mencari calon isteri untuk anaknya. Begitu pedulinya seorang ibu dan mungkin sekaligus khawatir padahal anaknya itu baru 29 tahun, ya untuk laki-laki itu usia yang wajar-wajar saja kalau belum menikah.
Dan sampai sekarang saya masih belum memberikan jawaban.ha..
Ultah Tahun Ini
02 Okt 2011 2 Komentar
Ditemani teh kotak kunikmati pergantian hari ini, ada yang berbeda saat matahari mengundurkan diri. Selain waktu yaitu da yang berbisik di hati, bisikan syukur dan cemas. Hari ini mengulang sejarah beberapa tahun ke belakang ya saat kelahiranku ke dunia ini. Jika saya berjiarah ingatan, maka akan penuh pertanyaan dan tagihan janji-janji pada diriku sendiri. Apakah janji terhadap diri sendiri dapat di maafkan hanya dengan sebuah alasan?!
Tadi pagi,matahari tersenyum lebar, mungkin tertular hati saya.hihihi
Ya, memang hati ini sedang bahagia karena tepat di tanggal 12 mei saya dilahirkan di dunia ini. Setidaknya tanggal itu yang terpampang di berbagai identitas bukan tanngal 2 romadhon. Meskipun kedua tanggal dan bulanya berbeda tetapi punya dimensi yang sama.
Ada rasa syukur dan sedih meyambut jiarah ini, syukur karena masih diberikan kepecayaa olehNya untuk tetap berpredikat ‘manusia’. Sedih karena terlalu sering berleha-leha dan membiarkan banyak waktu telewati dengan nilai nol bahkan mungkin juga min. Tapi ketaqwaan dituntut untuk menjadi penengah antara iman dan rasa takut.
Kebetulan hari ini saya ada jadwal mengajar di SMA dan kebetulan mau ulangan harian. Seperti biasa langkah ini berselaras dengan irama angin yang berhembus menyelusup ke aliran darah.
Oh tapi di pintu kelas ada siswa yang menahanku untuk masuk, hmm ada apa ini. “ibu bentar jangan dulu masuk, anak-anak di dalem lagi beres-beres karena kelasnya kotor banget, lima menit aja bu”, hmmm ok.
Lima menit berlalu, dan ku langkahkan kaki ini ke ruang penuh warna itu dan…..
Tada,…..tiba-tiba anak-anak ‘ribut’, ya ribut menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Wah anak-anak tau dari mana jadi terharu gini apa lagi saat mereka memeluk saya ku rasakan kasih sayang dari mereka.
Termakasih anak-anaku, yang membuatku terharu perhatiannya. Dan tiba-tiba ada siswa yang ‘nyeletuk’, “ibu teh guru yang paling sabar disni” hmmm mentang-mentang ibu jarang marah.
Memang merayakan ulang tahun bukan suatu keharusan, cuman sangat senang saat kita mengisi relung hati seseorang, ya meskipun hanya sedikit.
kangen kalian
02 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Suara radio malam ini mengingatkanku pada kalian, ya kalian yang dua taun kebelakang selalu menghiasai mataku. Seperti yang kalian tau waktu di kosan dulu, kita selalu berlomba-lomba berbicara dengan penyiar radio yang ta kehabisan kata-kata. Bahkan setiap pagi kita punya acara pavorit dan selalu menjadi awal pembahasan saat kita bertemu dihari itu.
Terpikirkah dahulu saat kita bersama, tertawa, menagis bahkan menggila akan merasakan rasa rindu yang amat (s)angat.
Pikiranku menerawang sedang apakah kalian, apakah sama sepertiku yang sedang ingin berada di tengah-tengah kalian dan mendengarkan semua celotehan-celotehan.
Meskipun komunikasi sudah jarang, tapi percayalah kalian selalu ada menghantui setiap menutup mata.
aku dan ayam
02 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Ta jarang saat mengendarai motor, bertemu ayam yang kebetulan menghalangi jalan. Kusempatkan mengurangi kecepatan dan membunyikan klakson beberapa kali tapi si ayam tetep saja diam di tengah jalan.*glek…
Kelakuanku mengundang tawaku dalam hati, “emang ayam mengerti bunyi klakson untuk menyuruhnya ke pinggir jalan?”.hahahahaha…kenapa menganggapnya seperti manusia.ihihi
Seperti juga saat kita berbicara dengan seseorang, dan tidak mendengarkan kita ataupun sebaliknya. Apakah saat seperti itu yang di ajak bicara menganggap kita manusia?*pedes…
Ya perlu ada kesepakatan untuk saling mengakui sebagai sesama ‘manusia’.*lho….
Dikesempatan lain saat menginap di nenek dan kebetulan kakek sedang sakit, maka siap-siap untuk main kejar-kejaran dengan si ayam. Ceritanya punya tugas tambahan, yaitu mengajak ayam pulang. Dari jam lima sore saya dan nenek sudah siap-siap dengan senjata masing-masing yaitu tongkat panjang buat ngagiringken. Pekerjaan mudah memang, cuman kalau buat saya dan nenek yang gak biasa dan gak tau kamar tiap ayam (gaya ya, ayam punya kamar.haahaha), ta jarang lamanya kegiatan itu karena salah buka pintu masing-masing kamar.ekekekeke
Bahkan pernah main kejar-kejaran di rumah, saya lari otomatis ayampun semakin jauh memasuki rumah dari dapur ke ruang tengah dan ke ruang tamu lalu ke kamar depan kemudaian balik lagi ke belakang, bahkan gak malu dia mencoba kasur dan kursi.hufs (kebayang kan riweuhnya saya saat menangkap ayam.hahahaha)….eh akhirnya si ayam berlabuh di kamar kakek yang sedang bebaring di kasur.(mungkin ayam pengen menjenguk kali ya.ekekekek). kakek dengan sigap menangkap ayam yang mencoba naik ke kasur. Lah kakek yang sakit saja gampang mengendalikan si ayam. Lalu cucu mu ini kek?glek
Betapa istimewanya manusia yang diberi akal dan pikiran, jadi tidak perlu dikejar-kejar dulu saat waktunya pulang.hahahaha
*Sore yang penuh tawa
